Senin, 12 April 2010

Rahasia Sukses Berwirausaha

Ingin sukses berwirausaha atau berbisnis lainnya ?
Berikut 5 rahasia untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.

RAHASIA PERTAMA
[BERBAKTI KEPADA ORANGTUA]
Berbaktilah sebaik baiknya kepada ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan Kita ke muka bumi ini. Mulai mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya.
Banyak orang sekarang yang salah memberikan porsi bakti antara kepada orangtua dengan para guru, kiyai atau murobbi. . Para guru, kyai, murobbi dilayani, sementara kepada ibunya hanya sedikit. Para guru, kyai, murobi dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, keringat dikuras untuk mereka, dibuatkan rumah, namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Rasa sayang kepada orangtua kongkritnya hanya minta dilayani dan bermanja kepada mereka. Seharusnya melayani mereka. Kesulitan mereka harus menjadi tanggung jawab kita. Bukan sebaliknya, kesulitan kita menjadi tanggungjawab orangtua. Apabedanya kita yg sudah dewasa dengan Balita?. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian Ayahmu.. Adapun gurumu atau yg lainnya sama sekali tidak disebut..
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama seribu ustad, seribu sahabat untuk berdoa. Maka doa Ibu jauh lebih mustajab. Nasihat Ibu tidak mempunyai tujuan lain kecuali kebaikan untuk anaknya. Pertimbangan Ibu harus lebih dikedepankan daripada seribu kiyai sekalipun.

RAHASIA KEDUA
PER BANYAK SEDEKAH
Banyaklah memberi, Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain. Sedekah ibarat pompa air yg sering digunakan airnya. Semakin sering digunakan maka sumber air (tanahnya) justru semakin banyak melimpah, dan airnyapun semakin bening. Adapun sumur air yg jarang digunakan airnya akan sedikit dan keruh.
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.

Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.

RAHASIA KETIGA
JADIKAN DIRI KITA BAGIAN DARI RENCANA ALLAH DALAM MEMULIAKAN HAMBA HAMBANYA
"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu setelah berdoa, Padahal hal tersebut ada jalannya."

Allah berfirman yang artinya; Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga". (QS Ath Thalaq 2-3).
didasari ayat ini, Mak a jadikan diri kita bagian dari rencana Allah dalam memberi jalan keluar bagi orang orang soleh/taqwa. Terlebih lagi untuk menyempurnakan ketaqwaannya. Misalkan Ketika ada seorang Ustadz yang waro, dan senantiasa menjaga izzah dan iffahnya dalam kesulitan terlebih lagi tanpa diketahui orang lain (misal istrinya perlu oprasi melahirkan). Maka Kita ambil bagian dalam memberi bantuan. Contoh lain Bila ada dua orang aktivis da’wah menikah karena menjaga kesucian diri sementara secara ekonomi mereka perlu dibantu, maka kita ambil bagian dalam memberikan jalan keluar. Demi Allah yang Maha Kaya, Harta kita tidak akan pernah habis karena berinfaq di jalan Allah, dan Allah menjanjikan justru akan meluaskan rizkyNya.
Banyaklah menolong orang, banyaklah memberi. Usahakan sekuat kemampuan Kita, Bahwa kita akan senantiasa memberi kepada orang yang meminta kepada kita. Pertolongan dan pemberian tidak mesti berbentuk Harta. Yang penting, bila bertemu orang yang kesulitan, langsung Kita menjadi solusinya, bantu!. Mungkin hanya sekedar mendorong mobil mogok, mengangkat belanjaan dari seorang Ibu, dan lain sebagainya.
Terkadang kita enggan memberi sedekah karena pengemisnya dianggap malas, atau berpura-pura. "Walaupun benar ber pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, dan semua bohongan. Sebenarnya dia makan sendiri," Pastikan kita memberi sebatas kemampuan kita. Sungguh Allah memberi rizky baik kpd org soleh ataupun pelaku maksiat. Dan sebenarnya orang yg meminta sedekah dgn berbohongpun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberia n Kita.

RAHASIA KEEMPAT
"JANGAN KHIANATI WANITA".
Mungkin sebagain kita bertanya, apakah yang dimaksud kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu seperti di film-film? Maksudnya adalah seseorang memiliki istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup baik di saat susah maupun senang. Ketika seseorang pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, istrinya di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan. Doa istri mengikuti seorang di kala susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil. Tapi banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi, atau mulai bermain wanita (atau bermain pria , bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, atau diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. "
Banyak orang yang lupa hal ini. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi, dan rumah tangganya menjadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya. Mungkin tulisan ini menggambarkan konsep anti poligami. Pada dasarnya sama sekali tidak. Tidak mungkin apa-apa yang dibolehkan oleh Allah dalam syari’atnya membawa bencana dan kemudhorotan. Kata kuncinya adalah seberapa besar rasa sakit hati dan keikhlasan seorang istri. Hati hatilah melangkah, berpikirlah matang sebelum membuat langkah.

RAHASIA KELIMA
JANGAN PERNAH BERKHIANAT
Dalam perjalanan berhubungan muamalah, seseorang itu akan memiliki keterkaitan dengan pihak lain. Seorang karyawan memilik bos dikantornya. Seorang pebisnis memiliki mitra. Seorang Boss memiliki karyawan, Seorang dokter memiliki pasien. Seorang pengacara memiliki client. Jangan pernah berbuat khianat kepada mereka. Karena saat berkhianat itu pada dasarnya seseorang sedang menutup sebagian dari rizky Allah. Dihadapan manusia bisa saja seseorang bersilat lidah untuk menyelamatkan diri atau menyelamatkan muka agar dirinya senantiasa dianggap benar. Atau menggunakan kelemahan-kelemahan hukum manusia. Dan dia tahu persis memanfaatkan itu semua untuk berkhianat dan mencampakan budi dari manusia yang telah memberinya kebaikan, adab atau etika dilabrak. Tapi ingatlah Allah Maha Mengetahui akan segala kelicikan orang seperti ini. Sulit dijumpai orang yang bahagia di atas pekhianatan orang lain. Dipastikan orang seperti ini sangatlah membenci silaturahim. Dan ajaran langit memerintahkan menjaga habluminallah dan habluminannas. Dan silaturahim adalah bagian dari habluminannas yang diantara keutamaannya adalah memanjangkan umur dan meluaskan rizky.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar