Kamis, 14 November 2019

Adam Bukan Manusia Pertama di Bumi


Tulisan ini diambil dari sebuah buku yang baru terbit yang berjudul sama, Adam Bukan Manusia Pertama di Bumi. Entah tulisan ini mau disebut resensi atau sinopsis dari buku itu, terserahlah, yang jelas isi buku tersebut menginspirasi saya untuk menulis ini,

Mendobrak sesuatu yang selama ini dianggap mapan selalu mengundang perhatian, kalau tidak menimbulkan kehebohan. Seperti buku yang saya baca ini. Seperti kita ketahui paham atau keyakinan bahwa Adam adalah manusia pertama di bumi sudah dipegang hampir semua manusia, tidak saja yang beragama Islam. Saya katakana hampir semua, karena ada beberapa yang meyakini sebaliknya, bahwa Adam itu bukan manusia pertama di bumi, tetapi sebagai makhluk pengganti yang Allah ciptakan untuk menggantikan makhluk-makhluk (manusia?) sebelumnya yang mendiami bumi.

Selasa, 29 Oktober 2019

SEMUT


Salah satu hewan yang namanya diabadikan jadi nama surat dalam Al-Quran adalah semut. Ada apa dengan semut? Semoga tulisan singkat ini bisa menjawab pertanyaan tersebut.

Semut dalam Al-Quran

Menggunakan QSoft v.7.0.5 kita akan mempelajari perihal semut menurut Al-Quran. Semut atau dalam Bahasa Arab An-Naml (النَّمْلِ) dijadikan nama surat dalam Al-Quran, yaitu surat ke-27. Kata semut (An-Naml) dalam Al-Quran disebutkan sebanyak 3 kali tapi dalam satu ayat, yaitu ayat ke-18 surat An-Naml. Penyebutan 3 kali tersebut dalam bentuk yang berbeda, yaitu An-Namli, Namlatun dan An-Namlu.
Ayat ke-18 surat An-Naml itu menveritakan ketika nabi Sulaiman as. bersama pasukannya melewati sebuah lembah (lembah semut), seekor semut memperingatkan semut-semut yang lain untuk segera memasuki sarang, karena dikhawatirkan mereka terinjak oleh nabi Sulaiman as. dan pasukannya.

Rabu, 23 Oktober 2019

INDIVUALITAS TAKLIF

Seorang da’i dituntut untuk proaktif.

FaKtor pertama pemicu sikap proaktif yang harus diingat oleh seorang da’i adalah bahwa taklif bersifat individual, bahwa setiap muslim akan dihisab di hari kiamat secara individual, dan bahwa seseorang tidak menanggung beban dosa orang lain, meskipun seseorang dihisab amalnya di dalam jama’ah, dan sebagian taklif tidak akan terlaksana secara sempurna kecuali dilakukan bersama jama’ah atau melalui kerja kolektif. Tetapi hisab dengan pahala dan hukuman hanya bersifat individual.

Selasa, 12 Maret 2019

Berubahlah !

Tahukah anda ada sebuah pulau, dengan penghuninya, yang sudah terisolir puluhan ribu tahun?
Ya, terislolir dari dunia luar pulau mereka, sehingga kondisi mereka saat ini dengan segala kebiasaan mereka, benar-benar tetap seperti puluhan ribu tahun yang lalu. Tidak berubah. Tidak tersentuh perkembangan modernisasi.

Jumat, 08 Februari 2019

Masuk Islam Karena Marah

Sahabat, tahukah anda serial Umar bin Khathab ra, yang pernah ditayangkan sebuah stasiun TV beberapa tahun yang lalu?

Karena punya DVD* nya, saya menonton ulang. Dan ada peristiwa menarik yang kayaknya perlu diceritakan yaitu di episode kedelapan. Kisah masuk Islamnya Hamzah bin Abdul Muthalib ra. dan Umar bin Khathab ra.

Selasa, 18 September 2018

Terapi Rasulullah saw Mengatasi Fitnah


Madinah gempar. Fitnah keji terhadap keluarga Nabi saw merebak. Aisyah, istri Nabi saw dituduh berselingkuh dengan Shafwan bin Muaththal. Tuduhan itu menemukan bukti: Aisyah dan Shafwan ditemukan berjalan berduaan sepulang dari perang Bani Musthaliq. Aisyah naik di atas unta. Shafwan yang menuntunnya. Begitulah fakta yang terlihat. Tak ada yang bisa menyangkal bukti itu!

Lalu, apa yang dilakukan Nabi saw mengatasi fitnah ini? Lembaran sejarah
mengajarkan kepada kita, bagaimana beliau memberantas fenomena ini sampai
akarnya. Sebuah sikap yang sangat perlu diteladani oleh kita dalam
memberikan terapi atas peristiwa semacam ini. Ada tiga hal yang dilakukan
Nabi saw:

Senin, 24 April 2017

Narasi Global Umat – Part 5

BARAT DAN MUSLIM EROPA

BARAT VS ISLAM MASIH RELEVANKAH ?

Terminologi Barat semakin rancu hari ini dengan perubahan demografi. Karena ia barat sama sekali tidak menunjukan sebuah entitas geografis. Barat adalah terminologi ideologis rasis. Barat adalah entitas kulit putih yang mewarisi peradaban Yunani-Romawi dengan latar budaya Kristen (Katolik-Protestan). Maka bukan hanya Eropa yang menyematkan istilah ‘western’, tapi juga Australia dan New Zealand yang letak geografisnya di timur.

Orang Amerika serikat menyebut dirinya mereka barat tapi belum tentu orang Kuba atau Venezuela. Ras kulit putih di London dengan pasti akan menyebut dirinya the genuine western (orang barat murni) tapi generasi ketiga imigran Pakistan pasti sulit mendefinisikan dirinya sebagai western. Bagaimanapun terminologi tersebut menjadi perdebatan serius bagi para ilmuwan sosial terlebih terhadap perubahan demografi yang terjadi besar-besaran di negara-negara Eropa. Masyarakat Eropa mendapat tantangan serius untuk mendefinisikan identitas mereka hari ini.